Skip to main content
x

Dua Orang Terjangkit DBD, Dinkes Kaur Lakukan Fogging Dan Sosialiasi 3M

Kaur - Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur melakukan fogging (Penyemprotan asap) di Desa Tinggi Ari Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, pada Rabu (31/08/2022). Hal ini dilakukan menyusul adanya dua warga terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

 

Upaya pengasapan atau fogging pun dilakukan untuk memutus penyebaran kasus DBD di wilayah tersebut, dengan menyasar ke rumah warga dan pekarangan yang dimungkinkan menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti.

Kegiatan fogging ini dihadiri langsung Kepala Puskesmas Tanjung Kemuning, yang didampingi langsung oleh Kades Tinggi Ari, Orianto, S.Pd.i, Bhabinkamtibmas, serta Perangkat Desa Tinggi Ari serta BPD.

Desa Tinggi Ari

Kades Tinggi Ari dan Kapus Tanjung Kemuning Dampingi Fogging Dirumah Warga

 

Diwawancarai disela fogging, Kades Tinggi Ari Orianto,S.Pd.I mengatakan, kegiatan fogging ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kaur melalui UPT Puskesmas Tanjung Kemuning, mengingat dalam Bulan Agustus ini sudah 2 warga tinggi ari terjangkit DBD.

"Ada 2 warga kami yang terjangkit DBD, jadi warga sekitar meminta fogging, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kaur melalui Puskesmas Tanjung Kemuning, dan alhamdulillah hari ini sudah dilakukan penyemprotan asap di rumah-rumah warga dan Infrastruktur Desa Tinggi Ari," kata Orianto kepada Britanesia.com, Rabu (31/8/2022).

Pihaknya berharap, dengan upaya fogging, pertumbuhan nyamuk Aedes Aegypti bisa ditekan, sehingga tidak ada lagi warganya yang terjangkit DBD.

Dinkes Kaur

"Semoga ini yang terakhir, kedepan kita bisa melaksanakan kerja bakti bersama memberantas sarang nyamuk." Pungkas Kades Orianto.

Terpisah Kepala Puskesmas (Kapus) Tanjung Kemuning, Rina Desheryani, S.Tr.Keb mengatakan, upaya fogging di wilayah setempat dikoordinir langsung oleh tim yang ada di Puskesmas Tanjung Kemuning, serta dibantu Pemerintah Desa Tinggi Ari.

Kapus pun berharap, masyarakat tidak hanya mengandalkan fogging sebagai langkah untuk memberantas DBD, akan tetapi masyarakat pun harus membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dengan menjaga kebersihan lingkungan.

"Terutama melakukan Gertak PSN (Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan langkah tiga M, yakni Menguras, Menutup, dan Mengubur barang yang dimungkinkan menjadi sarang nyamuk." Pinta Kapus Tanjung Kemuning. (Wid)